Kesadaran Lingkungan Disadarkan Melalui
Pameran Foto dan Essay
Pameran Foto dan Essay
Di dalam gambar ini terbagi menjadi empat bagian foto, Dua bagian menceritakan tentang seorang gadis dengan rasa senang memamerkan karyanya berupa keranjang, tas dan topi. Di sisi lain, terlihat seorang pria berbaju kuning sedang menemani dan mengajarkan gadis itu merangkai bungkus kopi hasil daur ulang.
Foto yang menggambarkan daur ulang sampah itu merupakan salah satu dari sejumlah foto terbaik yang dipajang dalam pameran fotografi dan essay yang diselenggarakan oleh mahasiswa Universitas Bunda Mulia. Pameran foto ini merupakan rangkaian dari acara Sosial Science Week 2016 yang mengangkat tema tentang lingkungan.
Acara Sosial Science Week (SSW) 2016 ini merupakan kali ketiga yang diselenggarakan oleh fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora Universitas Bunda Mulia (UBM). Pekan ilmu pengetahuan sosial ini diadakan pada 18-23 April 2016. Dengan mengangkat tema “Earth Fokus On The Future” bertujuan untuk membangun kesadaran khususnya bagi kalangan mahasiswa/i untuk menjaga lingkungan hidup secara berkelanjutan.
Untuk pertama kalinya, pameran fotografi dan Essay digabung dalam sebuah even di lingkungan kampus UBM. Pameran ini buah hasil kerja sama antara mahasiswa klub fotografi dan journal is me dalam naungan program studi Ilmu Komunikasi. Khusus untuk pameran foto dan essay dimulai pada hari kedua pekan SSW 2016.
Adapun pameran foto dan essay dilaksanakan di The UBM Plaza (TUPA). Tidak hanya sekedar pameran, panitia dari kergiatan ini mengadakan penilaian terhadap masing-masing karya. Untuk essay berupa artikel opini yang dipilih dari tiga kelas media online prodi ilmu komunikasi. Sedangkan fotografi dipilih dari hasil foto jepretan mahasiwa/i yang tergabung dalam kelas fotografi.
Salah satu panitia dari pameran fotografi memaparkan terkait pameran foto ini. “Pameran foto ini akan dilakukan penilaian untuk mendapatkan foto terfavorit. Kriteria foto yang dipamerkan dinilai dari menariknya foto, kesesuaian foto dengan tema serta keterkaitan foto dengan caption. Penentuan pemenang terfavorit awalnya berdasarkan vote terbanyak dari pengunjung kemudian dilakukan penilaian lagi oleh juri”, jelas Jessica Inestasia.
Pameran dari rangkaian SSW 2016 ini dibina oleh Pak Yuri Alfrin salah satu dosen ilmu komunikasi. Pemeran ini pun mendapatkan antusiasme dari para pengunjung terutama mahasiswa dari jurusan ilmu komunikasi 6PIK5. Oleh karenanya, mahasiswa/i untuk jurusan ilmu komunikasi ikut terlibat sebagai panitia dan pengunjung dari pameran gabungan ini. “Pameran ini didanai dari dana dua klub mahasiwa dan itu berarti pameran ini dari dan untuk mahasiswa”, ujar Pak Yuri disela-sela penjelasannya.
Dengan adanya pameran ini tidak hanya menuntut kreatifitas dari mahasiswa dalam pelaksanaannya tetapi benar-benar mendapat pemaknaan dan kesadaran dari tema yang diangkat. Semoga kesadaran untuk lingkungan yang berkelanjutan ini merupakan tanggung jawab semua orang terkhusus mahasiswa/i yang merupakan generasi masa depan.
(Airen Lauwindy /14130101)

Setuju sama Airen. Dengan adanya Fotografi & Essay Exhibition menyadarkan kita akan bumi kita ini.
BalasHapusTulisannya sangat menarik untuk dibaca tetapi untuk lebih berkesan maka perlu penambahan beberapa foto lagi dalam tulisan nya. Nice
BalasHapussetuju banget, bukan hanya tentang bagus atau tidaknya foto lebih kepada pemaknaan tentang buminya.
BalasHapusTulisannya sudah padat akan informasi, alurnya juga sudah ada, tinggal perbanyak postingan untuk menambah latihan penulisan
BalasHapus