Senin, 25 April 2016

Press Release


“BUMIKU HIJAU”
Adakan Seminar dan Pelindungan Lingkungan

 


 Jakarta, 26 April 2016 – Organisasi Bumiku Hijau membuat sebuah acara seminar “Sosial Science Week (SSW) 2016” pada 18 April 2016 bertempatan di The UBM Plazza (TUPA). Acara ini juga disertai dengan pameran foto dan essay yang bertujuan untuk memberikan masukkan bagaimana cara melindungi bumi ini, terutama dari lingkungan sekitar.

“Acara seminar ini dilakukkan untuk memberikan pengetahuan dan wawasan kepada para masyarakat terutama mahasiswa/I tentang pentingnya arti penting menjaga dan melindungi lingkungan sekitar dan bumi ini” Ujar Ketua Pembimbing acara ini Pak Yuri.

Acara ini pun berkeja sama dengan beberapa organisasi seperti DAAI yang organisasinya mengajarkan bagaimana caranya bersyukur serta menjaga lingkungan agar tetap bersih dan nyaman.

Seminar ini akan dimeriakan oleh beberapa bintang tamu yang akan ikut berpartisipasi dalam acara ini. Selain itu, seminar yang bertemakan “Sosial Science Week (SSW) 2016” ini akan membahas bagaimana generasi muda dan masyarakat memanfaatkan lingkungan sekitar dan melakukan kreativitas dan inovasi dalam mengelolah barang-barang bekas ataupun sampah yang dapat di daur ulang dan digunakan dengan baik dan bermanfaat.

Acara Sosial Science Week (SSW) ini diharapkan dapat perhatian besar dari masyarakat tertutama dikalangan generasi muda. Terkhususnya mahasiswa dari Universitas Bunda Mulia dan Universitas lainnya di Jakarta diharapkan dapat menghadiri acara ini.

Untuk info lebih lanjut, hubungi :
Airen Lauwindy - 081902082238

Feature

Kesadaran Lingkungan Disadarkan Melalui 
Pameran Foto dan Essay 



         Di dalam gambar ini terbagi menjadi empat bagian foto, Dua bagian menceritakan tentang seorang gadis dengan rasa senang memamerkan karyanya berupa keranjang, tas dan topi. Di sisi lain, terlihat seorang pria berbaju kuning sedang menemani dan mengajarkan gadis itu merangkai bungkus kopi hasil daur ulang.

         Foto yang menggambarkan daur ulang sampah itu merupakan salah satu dari sejumlah foto terbaik yang dipajang dalam pameran fotografi dan essay yang diselenggarakan oleh mahasiswa Universitas Bunda Mulia. Pameran foto ini merupakan rangkaian dari acara Sosial Science Week 2016 yang mengangkat tema tentang lingkungan.

         Acara Sosial Science Week (SSW) 2016 ini merupakan kali ketiga yang diselenggarakan oleh fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora Universitas Bunda Mulia (UBM). Pekan ilmu pengetahuan sosial ini diadakan pada 18-23 April 2016. Dengan mengangkat tema “Earth Fokus On The Future” bertujuan untuk membangun kesadaran khususnya bagi kalangan mahasiswa/i untuk menjaga lingkungan hidup secara berkelanjutan.

        Untuk pertama kalinya, pameran fotografi dan Essay digabung dalam sebuah even di lingkungan kampus UBM. Pameran ini buah hasil kerja sama antara mahasiswa klub fotografi dan journal is me dalam naungan program studi Ilmu Komunikasi. Khusus untuk pameran foto dan essay dimulai pada hari kedua pekan SSW 2016.

       Adapun pameran foto dan essay dilaksanakan di The UBM Plaza (TUPA). Tidak hanya sekedar pameran, panitia dari kergiatan ini mengadakan penilaian terhadap masing-masing karya. Untuk essay berupa artikel opini yang dipilih dari tiga kelas media online prodi ilmu komunikasi. Sedangkan fotografi dipilih dari hasil foto jepretan  mahasiwa/i yang tergabung dalam kelas fotografi.

        Salah satu panitia dari pameran fotografi memaparkan terkait pameran foto ini. “Pameran foto ini akan dilakukan penilaian untuk mendapatkan foto terfavorit. Kriteria foto yang dipamerkan dinilai dari menariknya foto, kesesuaian foto dengan tema serta keterkaitan foto dengan caption. Penentuan pemenang terfavorit awalnya berdasarkan vote terbanyak dari pengunjung kemudian dilakukan penilaian lagi oleh juri”, jelas Jessica Inestasia.

       Pameran dari rangkaian SSW 2016 ini dibina oleh Pak Yuri Alfrin salah satu dosen ilmu komunikasi. Pemeran ini pun mendapatkan antusiasme dari para pengunjung terutama mahasiswa dari jurusan ilmu komunikasi 6PIK5. Oleh karenanya, mahasiswa/i untuk jurusan ilmu komunikasi ikut terlibat sebagai panitia dan pengunjung dari pameran gabungan ini. “Pameran ini didanai dari dana dua klub mahasiwa dan itu berarti pameran ini dari dan untuk mahasiswa”, ujar Pak Yuri disela-sela penjelasannya.

    Dengan adanya pameran ini tidak hanya menuntut kreatifitas dari mahasiswa dalam pelaksanaannya tetapi benar-benar mendapat pemaknaan dan kesadaran dari tema yang diangkat. Semoga kesadaran untuk lingkungan yang berkelanjutan ini merupakan tanggung jawab semua orang terkhusus mahasiswa/i yang merupakan generasi masa depan.









(Airen Lauwindy /14130101)













Sabtu, 04 Oktober 2014

Hai semua,

Perkenalkan nama saya Airen Lauwindy biasa di panggil Airen, sekarang saya sudah memasuki bangku perkuliahan, dan di tahun ini saya sudah memasuki semester 3 di Universitas Bunda Mulia. Di ubm saya mengambil jurusan Ilmu komunikasi, disini saya banyak belajar mengenai berkomunikasi yang baik kepada setiap orang yang berbeda yang kita hadapi.


Saya lahir ditahun 1995 dan saya anak pertama dari 2 bersaudara, saya terbilang cukup tinggi diantara teman-teman saya, saya ini orangnya sedikit cengeng dan mudah putus asa akan tetapi saya terus belajar dan mencoba untuk bisa menjadi orang yang kuat, tangguh dan percaya diri dalam menghadapi masalah apapun.


Saya orang nya bisa dibilang narsis, jika ada kamera pasti langsung bergaya gitu deh hahahah. karena saking narsisnya di depan kamera saya senang sekali jika bisa di ajak menjadi photo model, walau pun terbilang bukan photo model profesional saya akan mencoba sebisa mungkin untuk bisa profesional hahah. selain senang muncul di depan kamera saya juga senang jika bisa banyak belajar mengenai photografi, dari smp saya senang jika melihat photo-photo yang murni dari hasil jepretan kamera. karena menurut saya itu adalah hasil karya seni yang indah, (so tau banget deh hahaha).


saya itu orang nya senang jika bisa melihat orang yang di dekat saya bisa tersenyum bahagia dan tnpa ada beban, karena menurut saya tersenyum itu adalah suatu tindakkan yang paling mudah dan paling menyenangkan di dunia. mengapa kita harus tersenyum? karena akan lebih banyak kebahagiaan yang akan kita dapat, jadi dengan membiasakan tersenyum tidak peduli bagaimana pun suasana hati akan membuat kita jauh lebih baik. dengan senyuman akan mengubah semua keadaan, dari yang bosan, putus asa atau pun marah akan berubah menjadi positif bila tersenyum. “Dibutuhkan tujuh puluh dua otot untuk berkerut, tetapi hanya tigabelas otot untuk tersenyum.”
- Anonim -

Yah cuma itu saja yang saya ungkapkan dari diri saya, satu hal masukkan dari saya untuk semua orang bahwa "hidup cuma sekali, pergunakan sebaik mungkin dan nikmatilah hidup dengan penuh rasa bersyulur".  jika ita bisa menikmati hidup dengan baik maka akan banyak hal baik yang selalu menyertai kita. :) GODBLESS ALL